Selasa, 21 Oktober 2014

BUDIDAYA IKAN GURAME


Kenaikan produksi budidaya ikan dalam kolam air tawar cukup pesat yaitu berkisar 11 persen setiap tahun. Hal ini menujukkan ada keinginan besar di masyarakat untuk mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar. Tentunya pertumbuhan produksi ini mengacu pada permintaan pasar yang terus meningkat.
Kali ini kami akan membahas tentang pembudidayaan ikan Gurame

Jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan gurame antara lain:

a)    Kolam penyimpanan induk

Kolam ini berfungsi untuk menyimpan induk dalam mempersiapkan kematangan telur dan memelihara kesehatan induk, kolam berupa kolam tanah yang luasnya sekitar 10 meter persegi, kedalamam minimal 50 cm dan kepadatan kolam induk 20 ekor betina dan 10 ekor jantan


b.)  Kolam pemijahan


Kepadatan kolam induk 1 ekor memerlukan 2-10 meter persegi (tergantung dari sistim pemijahan). Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 24-28 derajat C; kedalaman air 75-100 cm; dasar kolam sebaiknya berpasir. Tempatkan sarana penempel telur berupa injuk atau ranting-ranting.


c.)Kolam pemeliharaan benih/kolam pendederan

Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan/ipukan antara 3-4 minggu, pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm.


d) Kolam pembesaran

Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan.  dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam jaring 1,25–1,5 cm. Jumlah penebaran bibit sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter persegi.


e) Kolam/tempat pemberokan

  Merupakan tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan


Ciri-ciri induk ikan gurame yang baik adalah sebagai berikut:
a) Memiliki sifat pertumbuhan yang cepat.
b) Bentuk badan normal (perbandingan panjang dan berat badan ideal).
c) Ukuran kepala relatif kecil
d) Susunan sisik teratur,licin, warna cerah dan mengkilap serta tidak luka.
e) Gerakan normal dan lincah.
f) Bentuk bibir indah sepertipisang, bermulut kecil dan tidak berjanggut.
g) Berumur antara 2-5 tahun.



Tergantung pada pesanan. Jika pemesan memesan untuk budidaya akan dikemas dengan menggunakan plastik berisi oksigen agar ikan bertahan hidup selama pengiriman. Begitu juga dengan benih ikan gurame. Sedangkan pemesan yang memesan ikan untuk dikonsumsi, maka ikan akan dikemas di dalam sterofom yang berisi es (agar ikan tetap segar selama perjalanan). Agar dikenal banyak konsumen, makan penyajian dengan menggunakan plastik dan sterofom bergambarkan ikan gurame beserta alamat, nomer telephone, juga alamat website agar mempermudah pemesanan bagi konsumen.
 
"pengemasan berupa produk"


"pengemasan dalam keadaan mati" 


"pengemasan dalam keadaan hidup"




Tidak ada komentar:

Posting Komentar